analisis Menendang Pinalti

a.      Pengertian Tendangan Penalti
Di dalam permainan sepak bola, tendangan penalti adalah tendangan yang dilakukan apabila salah satu pemain tim melakukan pelanggaran di dalam kotak wilayah penjaga gawang tim sendiri. Tendangan dilakukan dengan menendang bola dari titik yang telah di buat di tengah kotak dalam wilayah penjaga gawang, tanpa dijaga oleh pemain lawan (pagar betis), dengan jarak kira-kira 12 kaki dari garis gawang
.
b.      Rangkaian Gerakan Tendangan Penalti
Menendang merupakan salah satu gerakan yang ada dalam sepak bola. Menendang bukan perkara yang mudah, apalagi dalam situasi tendangan penalti. Namun secara umum, gerakan menendang terbagi menjadi 3, yaitu : (1) persiapan/ancang-ancang, (2) tendangan, dan (3) follow-trough. Keberhasilan menendang tergantung pada beberapa bagian yaitu melihat perkenaan bola dengan kaki dan perkenaan kaki dengan bola. Dalam melaksanakan menendang dengan punggung kaki dimulai dari;
1.      Ancang-ancang. Ancang ancang dilakukan 3-4 meter yang dilakukan sambil berlari untuk memperoleh percepatan. Lari yang dilakukan seenaknya dengan percepatan yang diatur sedemikian rupa dengan tetap melihat letak bola. Sambil berlari ayunlah tangan seenaknya mengikuti irama langkah kaki. Jika melangkah kaki kanan, maka tangan kiri diayun ke depan demikian sebaliknya hingga posisi menepakkan kaki kira. Ancang-ancang sebaiknya dibelakang bola dan jika ditarik garis lurus, sejajar dengan sasaran.
2.      Tendangan. Sebelum melakukan tendangan (menggunakan kaki kanan) maka letakkanlah kaki kiri persis disisi kiri dan agak ke belakang dari bola yang jika ditarik garis lurus membentuk sudut 450. Posisi letak kaki kiri menentukan luncuran bola. Jika kaki kiri berada dibelakang bola, maka jalannya bola akan melambung karena dengan sendirinya perkenaan bola tepat dibagian bawah. Jika kaki kira persis disisi kiri bila, jannya bola akan ground atau bergelinding di tanah. Karena perkenaannya berada pada bagian atas bola. Jika letak kaki kiri agar mundur sedikir sekitar 450 maka dapat diprediksi jalannya bola lurus dan mendatar, sebab perkenaan bola pada bagian tengah antara atas dan bawah.  Menendang dengan punggung kaki maksudnya adalah perkenaan bola pada kaki tepat pada bagian punggung kaki. Setelat dirasa letak kaki kiri cukup enak maka ayunlah kaki kakan yang masih dibelakang sekuat-kuatnya dengan tetap memperhatikan perkenaan kaki dengan bola dan perkenaan bola dengan kaki. Perkenaan pada punggung kaki berarti keadaan angkel adalah ekstensi atau jika ditarik garis lurus sejajar dengan tulang kering.
3.      Follow trough. Setelah bola ditendang oleh kaki kanan, maka lanjutkanlah kaki kanan dengan melangkah ke depan satu atau dua langkah.



c.       Analisis Gerakan Menendang Penalti Secara Biomekanik
Dalam hal ini akan dibahas tentang gerakan tubuh manusia yang meliputi otot-otot dan persendian serta tulang-tulang. Dalam menendang anggota tubuh yang menjadi penggeran utama adalah anggota gerak bagian bawah yaitu tungkai. Sedangkan gerakan tangan hanya berayun untuk menjaga keseimbangan dan keserasian gerak. Namun tetap saja ada kontraksi otot yang ada di tangan, terus hingga pada saat menapakkan kaki kiri tangan kiri diangkat seenaknya ke depan sedikit dengan ketiak terbuka dan tangan kanan berada di belakang.
ü  Kaki atau Tungkai
Pada saar ancang-ancang, persendian bergerak dimulai dari fleksi dari persendian lutut dan panggul serta angkel kaki kanan yang terangkat ke atas. Sedangkan pada saat melurus di kaki kiri terjadi eketensi panggul, lutut dan engkel yang memberikan tolakan. Demikian seterusnya hingga pergantian langkah kaki. Ketikan kaki kiri berhenti, maka akan terjadi penahanan berat badan pada kaki kiri, yang didukung oleh otot-otot hamstrings, quadriceps, gluteus dan gastronocmeus. Berat badan akan ditanggung seluruhnya oleh kaki kiri. Kaki kiri dalan menahan berat badan sedikit dibengkokkan agar mendapatkan jangkauan kaki kanan pada bola. Sehingga perkenaannya sesuai dengan yang diinginkan.

v  Lutut : fleksi
v  Engkel kaki kanan terangkat ke atas
v  Kaki kiri kontraksi penahanan berat badan (didukung oleh otot-otot hamstrings, quadriceps, gluteus dan gastronocmeus)
Pada saat menendang bola :
Pada saat menendang bola dengan kaki kanan maka poros pertama persendian terdapat pada sendi pinggul. Lutut sedikit fleksi yang digerakkan oleh kelompok otot-otot hamstring yang juga ikut mengambl ancang-ancang dan sendi engkel lurus ekstensi yang dikontraksikan oleh otot-otot betis. Pada saat pergerakan menarik kaki tendang dari belakang yang bertugas adalah otot illiacus, anterior sup. Illi spine, tensor fasciae latae atau kelomponk quadricep extensor bagian froximal. Sedangkan saat ekestensi lutut digerakkan oleh rectus femoris, vastus medialis, vastus rateralis atau kelompok quadricep bagian distal.

v  Poros : panggul
v  Lutut : sedikit fleksi (kelompok otot-otot hamstring)
v  Engkel : sedikit ekstensi
v  Jenis pengungkit : ke-3
v  Jenis Gerak : Anguler yang menghasilkan gerak linier untuk bola (semakin cepat gerak anguler dari tungkai, semakin keras gerak linier untuk bola) → Hukum Newton II (Law of Acceleration) dan Hukum Newton III (Law of Reaction)

ü  Follow Through atau gerakan lanjutan dari tendangan itu sendiri adalah kaki menjulur ke depan dan juga kaki sedikit berputas ke depan dengan pinggul sebagai porosnya. Untuk mendapatkan follow through yang maksimal, gerakan kaki harus seenak mungkin dalam kaitannya berputar ke depan sehingga bisa meminimalkan cedera kaki ataupun engkel.

v  Lutut : ekstensi ke depan
v  engkel : ekstensi ke depan

ü  Pandangan mata
Pandangan sebelun tendangan dikonsentrasikan ke bola sedangkan ketika hampir menyetuh bola lihatlah sasaran yang akan dituju. Tips yang aman dalam tendangan penalty adalah jangan melihat mata penjaga gawang, ditakutkan si penendang akan gugup ketika saling berpandangan dengan penjaga gawang. Alangkah lebih baiknya jika pandangan mata si penendang mengarah pada bola dan juga arah mana yang akan dituju supaya lebih focus dalam pelaksanaan tendangan.



No comments:

Post a Comment