Karakteristik Atlet Berbakat

      
Bakat atau aptitude adalah dasar atau tanda-tanda yang dimiliki oleh seseorang yang dibawa sejak lahir yang merupakan potensi yang masih perlu untuk dikembangkan dan dilatih agar bakat tersebut dapat terwujud. Kemampuan yang dimiliki seseorang merupakan daya atau kekuatan untuk melakukan suatu tindakan atau perbuatan sebagai hasil dari pembawaan dan latihan.
Bakat dan kemampuan dapat menentukan prestasi seseorang, dimana prestasi yang sangat menonjol dalam suatu bidang tertentu mencerminkan bakat yang unggul dalam suatu bidang tertentu. Namun perlu diketahui bahwa, seseorang yang berbakat tidak selalu akan dapat mencapai prestasi yang tinggi. Hal ini karena banyak faktor yang mempengaruhinya, sejauh mana bakat itu dapat terwujud. Andi Suhendro (1999: 28) berpendapat, “Dalam mengidentifikasi bakat seseorang, harus memperhatikan faktor internal dan eksternal. Anak yang berbakat adalah anak yang memiliki faktor internal baik, dan ditunjang faktor eksternal yang optimal, sehingga akan mencapai prestasi maksimal”.
Pendapat tersebut menunjukkan bahwa, bakat seseorang akan terwujud dengan baik, jika faktor internal dan eksternal dapat dikembangkan secara maksimal. Faktor internal di antaranya motivasi dari dalam (intrinsik), keuletan, ketahanan terhadap stress dari latihan. Sedangkan faktor eksternal misalnya, fisik yang baik, gizi yang memadai, sarana dan prasarana yang baik, pelatih yang baik dan masih banyak lainnya. Jika seseorang memiliki faktor internal yang baik tanpa didukung faktor eksternal, maka bakat yang dimiliki tidak akan dapat berkembang. 
Untuk mencapai prestasi yang optimal, maka harus didukung atlet yang berbakat. Seseorang yang berbakat tentunya di dalam dirinya terdapat beberapa ciri khusus yang menonjol. Yusuf Adisasmita dan Aip Syarifuddin (1999: 55) menyatakan, “Yang dimaksud anak berbakat adalah mereka yang memiliki kemampuan-kemampuan yang unggul dan mampu memberikan prestasi yang tinggi dalam bidangnya”. Sedangkan Andi Suhendro (1999: 26) berpendapat, karakteristik atlet bibit unggul adalah:
1)      Memiliki kelebihan kualitas bawaan sejak lahir.
2)      Memiliki fisik dan mental yang sehat, tidak cacat tubuh dan postur tubuh yang sesuai dengan cabang olahraga yang diminati.
3)      Memiliki fungsi-fungsi organ tubuh yang baik seperti kekuatan, kecepatan, daya tahan, koordinasi, kelincahan, power dan lain-lain.
4)      Memiliki intelegensi yang tinggi.
5)      Memiliki karakter bawaan sejak lahir yang dapat mendukung pencapaian prestasi prima, antara lain waktu kompetetif tinggi, kemauan keras, tabah, pemberani dan semangat yang tinggi.
6)      Memiliki kegemaran berolahraga.

Karakteristik atlet bibit unggul tersebut perlu dipahami dan dimengerti oleh seorang pemandu bakat. Tanpa memiliki ciri-ciri seperti disebutkan di atas, maka akan sulit dicapai prestasi yang tinggi.

No comments:

Post a Comment