Perkembangan Gerak anak-anak

               Perilaku gerak ( motor behavior ) merupakan subdisiplin yang lebih menekankan pada investigasi atau penelitian mengenai prinsip-prinsip perilaku gerak manusia.Secara lebih spesifik Schmidt menjelaskan bahwa perilaku gerak itu lebih menekankan pada prinsip-prinsip keterampilan gerak manusia yang dihasilkan pada tahap perilaku analisis.

Ø   Sejarah mengenai bidang studi perkembangan gerak
               Secara singkat sejarah mengenai perkembangan gerak telah dipublikasikan beberapa tahun silam.Para ahli percaya bahwa perkembangan gerak mulai usia bayi.Dimasukkan dalam kelompok ini adalah Darwin tahun 1877 yang telah menulis uraian singkat tentang riwayat hidup dari seorang bati,sedangkan Shinn tahun 1900 telah menulis biografi seorang bayi.Para ahli setuju bahwa temuan Darwin dan Shinn telah memberikan pengaruh terhadap kemajuan ilmu perkembangan gerak,namun pada tahun 1787 dimana observasi yang dilakukan Tiedemann kepada anaknya sendiri yang berusia 2 ½ tahun telah menjadi tonggak awal periode sejarah perkembangan motorik yang oleh Clark dan Whitall dinamakan periode pendahuluan (precursor period) dalam perkembangan gerak.
               Clark dan Whitall memaparkan bahwa periode dalam sejarah perkembangan gerak dapat dibagi kedalam empat periode yaitu sebagai berikut :
1.      Periode pendahuluan tahun 1787-1928,dimana observasi deskriptif  yang dilakukan oleh para peneliti ditetapkan sebagai sebuah metode untuk mempelajari perkembangan manusia.
2.      Periode kematangan tahun 1928-1946,dimana perkembangan gerak mulai muncul dan proses biologis merupakan pengaruh utama dalam membenruk perkembangan manusia.
3.      Periode normatif/deskriptif tahun 1946-1970,dimana pada pertangahan tahun 1940 minat terhadap kajian perkembangan gerak menjadi memudar dan bangkit kembali pada awal tahun 1960.Kebangkitan kembali terhadap kajian perkembangan gerak anak didiknya sehingga memunculkan teori Kephart.Lahirnya teori Kephart diawali dengan persoalan yang dihadapinya di dalam kelas terhadap anak-anak yang lamban belajar.Disini Kephart telah mengeluarkan pernyataan bahwa secara pasti aktivitas gerak telah terbukti meningkatkan kemampuan dan performa akademik.
4.      Periode yang berorientasi pada proses tahun 1970 hingga sekarang,dimana para ahli memandang bahwa perkembangan gerak tidak lagi terfokus pada aspek produk.Bahwa Haywood menjelaskan bahwa perkembangan gerak direfleksikan dengan menampilkan keterampilan baru dan keterampilan yang sudah lebih baik dalam proses dan produk gerak.Untuk itulah maka proses dan produk menjadi sangat penting di dalam perkembangan gerak.

Ø   Merancang penelitian dalam perkembangan gerak
               Secara umum ada dua rancangan penelitian yang telah dilakukan dalam studi perkembangan gerak.Pada rancangan cross-sectional,subyek dari berbagai perlakuan atau kelompok umur yang diuji dengan alat ukur yang sama pada waktu yang sama.
               Tiga kelompok dari subyek itu dapat digunakan.Satu kelompok terdiri dari anak-anak yang berusia 7-9 tahun,Kelompok kedua adalah yang berusia 13-15 tahun.Dan kelompok ketiga mencakup orang dewasa yang berumur 25-27 tahun.Semua subyek akan diuji dan diukur dengan tugas menulis tangan.Seiring dengan adanya perbedaan antara kelompok akan dicatat.
               Untuk rancangan longitudinal,satu kelompok subyek diobsevasi secara berulang-ulang pada tingkat usia yang berbeda-beda dan pada waktu pengukuran yang berbeda pula.
               Sedangkan untuk rancangan cross-sectional biasanya lebih dipilih oleh para peneliti,karena secara administratif lebuh efisien.Desain ini menawarkan keuntungan utama mengenai efisiensi waktu.Sebab langkah ini dapat diselesaikandalam waktu yang singkat.
               Rancangan cross-sectional memerlukan peneliti untuk mengasumsi perubahan yang terjadi oleh karena perbedaan umur.Rancangan ini juga memantau perbedaan umur,tetapi bukan perubahan perilaku yang diobservasi.Meskipun rancangan longitudinal memerlukan banyak pertimbangan mengenai waktu,perubahan dalam perilaku gerak dari subyek dapat diobservasi dan tidak hanya mengasumsi yang telah terjadi.Namun,banyak masalah yang masih eksis.Salah satunya akibatnya adalah subyek berguguran.Seperti subyek yang drop out lebih sering daripada dalam situasi cross-selectional.Hal ini menjadi masalah khusus apabila subyek drop out dalam bentuk tidak beraturan.
               Masalah potensial lainnya mengenai rancangan longitudinal adalah bahwa subyek yang sama di tes secara periodik.Disamping masalah potensial tersebut,kedua rancangan ini mempunyai tiga komponen yang sulit memisahkan untuk tujuan dari interpretasi yang tepat dari hasil temuan.Ketiga komponen tersebut adalah sebagai berikut:
1.      Kronologi umur subyek (sampel)
2.      Kelompok subyek
3.      Waktu pengukuran

Ø   Gerak kasar dan gerak halus
               Istilah gerak kasar dan gerak halus secara umum digunakan untuk mengkategori tipe-tipe gerak.Namun keduanya dapat juga menggambarkan secara umum mengenai perkembangan gerak.Gerak kasar secara khusus dikontrol oleh otot-otot besar atau kelompok otot.
               Gerak halus secara khusus dikontrol oleh otot-otot kecil.Banyak gerak yang menggunakan tangan dipertimbangkan sebagai gerak halus.Sebab otot-otot yang ukurannya lebih kecil ada pada jari tangan dan lengan.Sehingga akan menghasilkan gerakan pada bagian jari-jari kaki dan jari-jari tangan.

Ø   Metode proses dan produk
               Kita dapat mengukur keterampilan gerak dengan beberapa cara.Namun ada dua metode yang cukup penting dalam menilai keterampilan gerak pada siswa,yaitu metode produk dan proses.
               Metode produk merupakan pendekatan untuk mengukur gerak,hasil akhir,out come,dan tersebut dianalisis.Proses merupakan pendekatan yang berorientasi pada proses dan menekankan pada gerak itu sendiri.Ini dimaksudkan sebagai pola dasar gerak atau apa yang sering disebut dengan teknik.Dengan sedikit perbuatan pada teknik gerak.
               Penelitian yang menggunakan pendekatan yang berorientasi pada proses biasanya memfokuskan pada performa teknik gerak.Proses merupakan teknik yang digunakan untuk melakukan gerak.

Ø   Perkembangan,kematangan,dan pertumbuhan
               Perkembangan mencakup kedua unsur yaitu ; kematangan dan pertumbuhan.Perkembangan merupakan istilah umum yang merujuk pada kemajuan dan kemunduran yang terjadi hingga akhir hayat.Petumbuhan merupakan aspek struktural dari perkembangan.Sedangkan kematangan berkaitan dengan perubahan fungsi pada perkembangan manusia.
1.      Mengukur pertumbuhan:Anthropometry
   Cabang ilmu pertumbuhan manusia dan pebgukuran tubuh manusia disebut  juga dengan Anthropometry.Anthropometry mengukur tentang :
·         Tinggi badan
·         Berat badan
·         Panjang bagian-bagian tubuh
·         Luas badan
·         Keliling anggota-anggota badan
2.      Mengukur kematangan
         Kematangan adalah kemajuan yang lebih bersifat kualitatif daripada kuantitatif.mengukur kematangan siswa lebih sering digunakan metode untik menentukan usia kerangka dengan menggunakan sinar “x”,mengukur kematangan dengan melihat usia gigi,atau dengan melihatciri-ciri jenis kelamin.
3.   Mengukur perkembangan gerak
         Karena banyaknya faktor yang mempengaruhi perkembangan gerak seperti proses kelahiran,lingkungan fisik,aktivitas fisik dan latihan secara teratur.Maka untuk mengukur gerak ini dapat secara kualitatif dan kuantitatif.

No comments:

Post a Comment